Bismillaahirrahmaanirrahiim ♥

Bismillaahirrahmaanirrahiim ♥


Jumat, 04 September 2015

My Choice Melepasmu ♥ (04September2015)

Bismillaahirrahmaanirrahiim...


Sepertinya akan dan masih terus ada jika bayangan itu menggeluti hati dan fikiran ini.
Sejauh apapun aku melangkah, bayangnya tetap hadir.

“Lepaskanlah. Maka esok lusa, jika dia adalah cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu."


Hmmm...

Aku akan mencobanya ^_^

Kadang, kita tidak tahu kenapa kita masih berharap.
Kadang, kita tidak tahu kenapa masih menunggu.
Kadang, kita tidak tahu kenapa tetap tinggal.

Maka, itulah salah-satu cabang sabar. Ketika kita "tidak tahu" misteri masa depan, tapi kita tetap melakukannya. Lengkapi dengan keyakinan Allah selalu punya skenario terbaik, sibukkan diri dengan hal positif fan bermanfaat, maka semoga bahagia selalu menemani kita.

 

 “Seorang hamba akan senantiasa dalam kebaikan selama dia memiliki penasehat dari dalam dirinya sendiri. Dan mengintrospeksi diri merupakan perkara yang paling diutamakan,” (Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri).


1. Janganlah berharap pada seseorang yang belum halal bagimu, dan jangan sia-siakan umurmu untuk seseorang yang bukanlah jodohmu.

2. Jangan korbankan agama dan kehormatanmu untuk bahagiakan dia yang bahkan bukan siapa siapamu.

3. Usahakan jodohmu dengan cara yang Allah ridhai. Semoga kelak engkau dikaruniai jodoh terhebat untukmu.

4. Mungkin bukan dengan dia yang kau harapkan, tapi bisa jadi dengan orang lain yang sebaik dia, atau lebih baik darinya.


Kelazatan memandang yang haram mewariskan kegelapan dalam hati, menyirnakan kekhusyu'an dalam sholat, serta membuat sulit mengalirkan air mata
Kelezatan dan kebahagiaan dalam hati karena menjaga pandangan lebih indah daripada kelezatan semu karena memandang yang haram yang berakhir dengan kegelisahan
Nabi Yusuf alaihis salam lebih menyukai kelezatan beribadah dipenjara daripada memenuhi kelezatan ajakan zina para wanita. (QS Yusuf : 33)

Dimana-mana tentu saja orang akan jatuh cinta ke orang yang tampil baik, keren, punya uang, pekerjaan, masa depan. Punya segala-galanya. Situasi aman sentosa. Semua serba indah dan mudah.

Tapi sesungguhnya, perasaan diuji ketika situasi menjadi sulit dan rumit. Ketika kita bangkrut, dipecat dari pekerjaan, atau kecelakaan yang mengambil tampilan fisik, ketika sakit berkepanjangan. Saat situasi menjadi buruk dan sesak, dan kalimat-kalimat cinta tidak bisa dimakan atau bisa membayar tagihan-tagihan.

Ketika itulah kita tahu persis siapa yang sebenarnya mencintai kita. Siapa yang tetap berdiri di sebelah kita.

Ketika seseorang ingin pergi, maka jangankan 10 alasan, punya 100 alasan baik untuk tetap tinggal pun, dia tetap pergi.

Tetapi ketika seseorang memutuskan ingin bertahan, maka jangankan 100 atau 10 alasan, bahkan ketika dia tidak punya alasan lagi--hanya tersisa harapan dan keyakinan, dia akan tetap bertahan.

 

Orang lain boleh cinta kita, boleh jadi tidak cinta. Orang yang kita sayangi, boleh jadi kita miliki, boleh jadi tidak.
Tapi kita, mutlak mencintai diri sendiri. Sesedih apapun. Sesakit apapun, kita itu berharga, maka sayangilah diri sendiri. Jangan dirusak, jangan disia-siakan, apalagi jika ikut merusak orang lain. Ingatlah selalu, hidup ini seperti perjalanan dengan kapal, maka, tidak ada nahkoda kapal yang akan merusak kapalnya sendiri, akan dia rawat hingga tiba di tujuan terakhir. 

 



#Trusted04September2015
..f..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar