Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Huha..apaan ya...kenapa bisa menuliskan sebagai bahan renungan perbaikan.
Banyak maknanya dari sedari terlahir bahkan tiada pun tetap kata itu yang tersemat.
Konsekuensi hidup sudah aku pilih di dalam hidup yang singkat ini.
Okay... Fix mungkin terasa nyaman di dalam kubangan dosa yang belum halal.
Duhai hati... bisakah bersabar demi ego yang melawan nafsu syaithan ?
Selama komunikasi dengannya cukup buat fikir panjang ini.
Tau kah dirimu yang mungkin merasakan sakit yang teramat sembilu.
Aku yang tak pandai menjaga izzah diri kini terbelalak mata menatap nyata hidup.
Aku belum ingin merasakan nikmat itu.
Karena aku tau Allaah Maha Menjaga yang terbaik bagi diri ini.
Kini ku coba tetap menjaga apa yang telah Allaah anugerahkan kepadaku.
Sebuah rasa yang sakit dan bahagia belum seberapa ini.
Duhai hati... terimakasih telah bersedia memahami diri ini yang super ego dalam setiap tindakan.
Sadar diriku yang nyata jauh lebih egoisme dan jutek.
Kini hanya sebatas tau saja bahwa aku punya pilihan yang teramat penting dalam hidupku.
Jika saja selama berkomunikasi ada kata yang tak pantas mungkin bukan nyata tapi itulah diriku.
Hmmm..sebenarnya menuliskannya di Blog ini pantas dan antara tak perlu mengingatknya kembali.
Duhai hati..
Ku yakin dirimu kuat menopang masalah di dunia ini.
Iya aku sangat ingat saat semalam aku putuskan tak ingin kita komunikasi lagi itu ada sebabnya.
Aku belum bisa dan belum menjangkau nikmatnya separuh nikmat itu.
Cukup sudah kau perhatian kepadaku bahkan sampai kau sendiri mengabaikan kesehatanmu.
Kau yakinkan bahwa Allaah telah atur segalanya kehidupan kita.
Tinggal kita mau atau tidak berusaha menjangkau yang terbaik.
Buka lah mata hatimu untuk mengikhlaskan setiap apapun itu yang telah Allaah taqdirkan.
Aku sadari bahwa selam ini ternyata telah jauh melangkah meninggalkanNya demi kesenangan semata, sebentar, bahkan fana. Na 'uzubilaahimindzalik...>_<
Duhai hati...
Di satu sisi aku harus melupakan sebagian tentang kebiasaan yang tak seharusnya aku rasakan itu.
hhhh....Rasa apa ya... Ya ... bisa dikatakan candu semata bukan rasa sayang sesama muslim bukan...
Terlampau jauh aku menceritakan semua egoku padamu yang bukan seharusnya mendengar ceritaku.
Memahami isi kepala ku yang ego ini.
Tak jarang kau mengalah demi aku yang ego tinggi.
Demi yang terbaik bisa komunikasi denganku kau alihkan pandanganku terhadap sifat sabar mu yang belum waktunya tersampaikan kepada yang bukan mahrom ini.
Niat dan batasan itukah yang mendasari dirimu begitu masuk kedalam arean permainan otakku ?
Yaa Illaahi...
Dosakah aku membuatmu meneteskan air mata walau tak nyata kau melihatnya.
Aku sekedar ingin menjadi saudarimu yang tak perlu kau fahami lebih dalam.
Aku sadar jika semua kelakuan mu yang buat sedikit waktuku terfokus pada rasa di hatimu.
Bukan nya aku tak bisa bersikap dewasa sedikitpun.
Tapi entahlah aku merasa memang dari kita harus saling mengikhlaskan demi kebaikan bersama.
Jika dirimu memang benar dan seriusly untuk bisa memahamiku secara utuh,,,aku minta untuk segera saja datangi ayahku.
Itu saja bahan renunganku buatmu duhai hati.
Seperti apapun nanti nya aku yakin ini taqdir Allaah yang telah di tuliskan demi kebaikan kita masing-masing.
Kita masih punya banyak harapan demi massa depan bukan yupks...sama-sama di hati kita jauhkan dari nething.
Aku dan kamu hanya sebatas manusia yang melangkah mencoba terbaik bagi kedepannya bukan kah begitu ^_^
Satu lirik yang buat aku merasa kuat bahwa banyak hati yang bersedia tinggal lama lagi di dalam hati kita masing-masing :)
"menangislah...
kadang manusia terlalu sombong tuk menangis
lalu untuk apa airmata telah dicipta
bukan hanya bahagia yang ada di dunia
menangislah...
di bahuku kau berikanku kepercayaan
bahwa laramu adalah haru biruku
karna ku adalah sahabatmu
menangislah...(dibahuku ku disini untukmu)
menangislah...(dibahuku kerna ku sahabatmu)"
Selamat menjadi pribadi yang Allaah baikkan ia di dunia maupun Akhirat ya :)
Akan menjadi episode tersendiri di dalam benak ini pernah mengenalmu walau sebentar.
#Trusted 21September2015
#HeMeCallKakakTheLastMeFi
#TemanFB☺
..f..


