Bismillaahirrahmaanirrahiim ♥

Bismillaahirrahmaanirrahiim ♥


Kamis, 22 Oktober 2015

#‎Part_19‬ Menuai RidhoNya



Bismillaah...



Sebelum melanjutkan ke part ini hmmm....sepertinya ada yang di review ulang.
‪#‎Part_4‬ dan ‪#‎Part_5‬ agaknya terlewat sebuah identitas yang selama ini siapa sebenarnya yang sedang diceritakan.
So....Tabayyun nggih ^_^
Izza this one person its story...
next time maybe can will back write its about she

Okay.... Mulai...

Sebenarnya sejak tercetus rasa yang belum halal itu Izza terlalu cuek akan sikap setiap seorang yang baru ia kenal. Terlalu mudah bagi orang lain menyaksikan hidup si wanita yang sholihah itu. Sehingganya membuat diri setiap yang melihat sosok yang kuat bahkan lebih kuat dibanding laki-laki. Bersikap ramah setiap ada mbak tingkat yang menjalin ukhuwah bersamanya, merajut doa robithah bersama dan melepaskan tawa secara tertunut lepas seakan tanpa beban. Beda kali ini rautnya yang kian kusam terbakar matahari membuat si kuat Izza mengeluh pada temannya Wita namanya. Selain mereka sering bertolabul ilmu bersama mereka awalnya kenal satu antar person lewat radio yang notabenenya tidak saling tahu. Dakwah itu iya dakwah itu cinta ternyata yang mempertemukan meraka hingga saat ini mereka jalin penuh kokohnya ikatan antar saudara seiman.



"Ta...aku lelah" Keluh Izza saat jalsah bersama. "Za,,,kamu kenapa sieh ? Ada maslah apa ? ku perhatikan sejak kemarin kata-katamu selalu rindu, perih dan butuh IA segera" Jawab Wita sembari menyeimbangkan suara agar tak terkesan sedang berdiskusi.
Suasana jalsah kali itu membuat Izza terbelalak maju mundur untuk keputusannya yang mendekati finalty setengah dien itu. Harus dari mana memulainya jika bertemu saja tak pernah. Ini tiba-tiba datang akan khitbah dan tentukan tanggal akad. Dilema itu kian Izza tanam dalam hatinya seperti mengubur biji bayam yang kecil tak terdefinisi ukuran biji.
Hmmm....Okay, jika memang ini yang terbaik aku akan coba jalani "Pikir Izza saat memikirkan tentang "He".

Selesai juga suasana jalsah pekan itu. Saat Izza melanjutkan langkah kakinya keluar masjid untuk pulang dari agenda jalsah, ada suara lembut memanggil nama Izza." Izza..tunggu dek " panggil akhwat tangguh mbak tingkat semasa kuliyahnya. "Astaghfirullaah...iya mbakku ada apa" Pungkas Izza sambil menunggu mbak tingkatnya mendekat dirinya. Seketika mbak tingkatnya merogoh tas disamping nya mengeluarkan secarik kertas yang warnanya ungu lavender bertuliskan Walimatul Ur'sy
"Maa Syaa' Allaah mbakku...."Pintas kaget Izza bahagia. "Iya dek..datang ya ahad besok mbak akad shalihat"Jelas mbak Fitriya namanya. "In Syaa' Allaah mbakku" sembari tersenyum bahagia.

Saat di perjalanan puang Izza tetap tidak fokus kepada siapa dia akan menuturkan hajatnya ? Setibanya di dalam kamar kostn Izza terduduk disudut kamarnya memandangi langit-langit kamar. "cruuuuit..cruuuuit" bunyi SMS masuk pada HP Izza. Secepat kilat Izza berdiri sejenak sambil merogoh tas disamping pintu kamarnya mengambil HP di dalam tasnya. "Sholihah pekan ini agenda kita pukul 13.30 ontime ya
Diharapkan konfirmasi kehadiran" isi SMS pada HP Izza. Iya memang kegiatan tarbiyah Izza terkadang terbentur banyak agenda jadi untuk memastikan para mutarobbinya si Murabbiyahnya harus secara tegas menjarkom setiap mutarobbinya. "Na'am ummi Ana hadiroh" ketik Izza membalas SMS tadi.
‪#‎Bersambung‬

..f..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar